Jelang UKP, Sejumlah Personel Polres Trenggalek Ikuti Latihan Bela Diri

Polres Trenggalek - Profesionalisme bagi polisi sangat penting untuk ditingkatkan dan dimantapkan dalam rangka mewujudkan harapan masyarakat terhadap sosok-sosok polisi yang ideal. Perumusan strategi pelaksanaan standarisasi profesionalisme Polri terus dilakukan Polri.

Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi harapan masyarakat yang membutuhkan polisi dengan sikap ramah dan lemah lembut dalam pelayanan serta tegas dalam penegakan hukum dapat tercapai.Tuntutan mendasar yang harus terpenuhi agar profesionalisme Polri dapat terwujud

Salah satunya adalah melalui proses jenjang karier dimana untuk mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, setiap anggota Polri wajib mengikuti ujian guna mengetahui tingkat kemampuan individu baik dari segi intelektual maupun skill personal.

Sebagai persiapan dalam rangka penghadapi Ujian Kenaikan pangkat (UKP) utamanya skill bela diri, Polres Trenggalek menggelar pelatihan bagi personel yang akan naik pangkat per 1 Januari 2020 yang akan datang.

Dalam pelatihan yang mengambil tempat di taman batu area Mapolres ini, bertindak selaku instruktur atau pelatih adalah Ipda Suyono, Aiptu Agus Budi Setyawan, Bripka Agung Kuswiyono dan Brigadir Imam Subeki. Para pelatih ini merupakan personel yang memang memiliki kualifikasi maupun kompetensi bela diri. Bahkan, sebagian diantaranya merupakan pengurus PJSI dan Perkumpulan Judo Bhayangkara Trenggalek. Rabu (17/07)

“Keseluruhan ada 87 personel yang mengikuti pelatihan bela diri. 8 diantaranya adalah Perwira dan 15 orang Polwan.” Jelas Ipda Suyono

Lebih lanjut Ipda Suyono menuturkan, sesuai dengan rencana latihan (Renlat), pelatihan bela diri akan dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 17 sampai dengan 20 Juli 2019. Sedangkan materi yang diberikan merupakan penjabaran dari kisi-kisi ujian bela diri Polri yang terbagi menjadi 3 bagian yakni tehnik dasar bela diri Polri, tehnik bela diri tanpa alat dan tehnik bela diri dengan alat.

“Pada dasarnya semua personel Polri sudah dibekali bela diri sejak masa pendidikan. Nah, pelatihan ini untuk merefresh kembali tehnik bela diri yang benar sekaligus menumbuhkan reflek cepat saat menghadapi kondisi tertentu yang mengharuskan anggota menerapkan ilmu bela diri yang dikuasainya.” Imbuhnya

UKP itu sendiri akan dilaksanakan bersama-sama di Polda Jatim. Untuk jenjang Bintara digelar pada tangggal 12 Juli 2019 sedangkan Perwira tanggal 30 juli 2019. Dengan persiapan dan pelatihan yang optimal diharapkan seluruh personel yang mengikuti UKP bisa lolos dan meraih kenaikan pangkat setingat lebih tinggi.