AKBP Didit BWS Serahkan Hewan Kurban di Masjid Baitul Muttaqin Polres Trenggalek

Polres Trenggalek - Keluarga besar Polres Trenggalek menggelar Salat Idul Adhabersama masyarakat di Masjid Baitul Muttaqin area Mapolres. Bertindak sebagai imam/khotib adalah H. Mustofa Alkhamdani dan diikuti oleh sedikitnya 500 orang jamaah. Minggu (11/08)

Turut hadir diantaranya, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H., pejabat utama Polres Trenggalek, Kapolsek jajaran, perwira staf, anggota Polres dan Polsek bersama keluarga serta masyarakat sekitar Mapolres.

Dalam khutbahnya H. Mustofa Alkhamdani menekankan Idul Adha merupakan puncak dari Ibadah Haji setelah melaksanakan Wukuf di Arafah, dan merupakan Sunah Muakkad yang sangat dianjurkan.

Kenikmatan dalam kehidupan bisa dinikmati apabila kita bisa bersyukur, apabila tidak, maka senantiasa hidupnya diisi dengan keluh kesah maka betapapun kekayaan yang dimiliki akan tetap merasa kurang.

“Rasa syukur itu dibuktikan ketaatan kita kepada Alloh dengan  mendirikan Sholat dan Berqurban, jadi harus seimbang antara Habluminallah dan Habluminannas.Untuk itu, mari kita selalu meningkatkan Ibadah Kepada Allah SWT dan selalu berbagi kebaikan antar sesama manusia dengan berkorban” Ujar H. Mustofa Alkhamdani

Usai ibadah Salat Idul Adha, AKBP Didit BWS didampingi Pejabat utama menyerahkan dan menyaksikan pemotongan hewan kurban yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat tak mampu. Salah satunya merupakan sumbangan dari Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si yang diserahkan secara simbolis kepada MUI, PCNU Trenggalek dan PD Muhammadiyah.

“Ada 5 ekor sapi dan 16 ekor kambing yang kita kurbankan yang merupakan sumbangsih dari anggota Polres Trenggalek.” Ujar Orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini.

AKBP Didit menambahkan. Selain membentuk panitia khusus yang bertugas mengelola dan membagikan hewan kurban, pihaknya juga melibatkan tim dokter hewan dari dinas peternakan kabupaten Trenggalek.

“Sebelum disembelih dan setelahnya di cek dulu oleh dokter hewan untuk memastikan bahwa hewan kurban yang akan dibagikan nantinya benar-benar layak dan bebas dari penyakit yang membahayakan” Pungkasnya