Tak Gentar Meski Massa Banyak, Wakapolres Jombang Pimpin Pengamanan Unjuk Rasa Ponpes Siddiqiyah Ploso Selasa Pagi

Jatim.polri.go.id - Polres Jombang, Ratusan santri dan alumni dari salah satu pesantren di Jombang Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Jombang pada hari ini Selasa (14/1/2020). Massa dari pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, tersebut, meminta agar kasus dugaan pencabulan seorang putra kiai terhadap santri yang kini ditangani kepolisian, tidak diintervensi oleh pihak manapun. Kasus dugaan pencabulan oleh seorang putra kiai berinisial MSA atau SAT, berawal dari laporan korban pencabulan yang diterima polisi pada 29 Oktober 2019. Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian menggelar serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung.

Tak gentar, Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. memimpin langsung pengamanan peserta unjuk rasa yang berjumlah sekitar 1.200 orang tersebut. Meski telah disiapkan berbagai alat dan juga mobil pengamanan, kegiatan unjuk rasa pagi hari ini mampu berjalan dengan baik dan lancar.

Ditemui seusai aksi, Kompol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. menjelaskan jika pihaknya lebih memilih jalan damaai daripada harus melalui berbagai aksi yang bisa berujung dengan bentrokan dan menelan korban jiwa. Kompol Budi juga yakin jika pihak kepolisian sigap dalam memberikan wadah bagi masyarakat untuk tetap menyuarakan aksinya tanpa harus bentrok dengan pihak kepolisian.

"Untuk kasus ini, kami pastikan tak akan melakukan intervensi. Kami akan mengikuti prosedural hukum yang berlaku di negara ini. Dan kedepan, keamanan terus kami tingkatkan demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di kota santri ini,"tandas Kompol Budi kepada awak media. (Hms Jbg/Red)