Hadiri Seminar Pendidikan, Kasat Binmas Polres Trenggalek Tekankan Pelajar Disiplin Berlalu Lintas

 

Polres Trenggalek – Sejumlah anggota Satbinmas Polres Trenggalek yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Trenggalek menghadiri seminar pendidikan yang digelar oleh Ponpes Ar- Ridlwan Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan siswa Pondok Ar- Ridlwan antusias menyimak berbagai materi diantaranya tentang tertib berlalu lintas, sopan santun dijalan, mempertegas larangan pelajar yang belum cukup umur untuk tidak mengendarai sepada  motor saat ke sekolah serta penyampaian materi penyalahgunaan narkoba. Kamis (28/09)

Adapun sebagai pemateri dalam kegiatan seminar kali ini, yakni Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H.,M.Hum., beserta anggotanya menyampaikan materi secara  bergantian. Penyampaian materi kepada peserta dalam seminar tersebut dikemas lewat ceramah dan juga paparan. Kepada pelajar dipertunjukan contoh gambar – gambar seseorang yang  berlalu lintas dengan benar maupun yang menyalahi aturan berikut  gambar – gambar beberapa jenis narkoba melalui layar proyektor yang dibawanya.

Pada saat dikonfirmasi setelah mengisi materi Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono mengatakan bahwa ia telah tekankan pelarangan mengendarai kendaraan bermotor bagi siswa. Menurutnya berdasarkan UU, anak di bawah 17 tahun belum diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor.

“Itu ditandai dengan anak dibawah umur 17 tahun tidak dapat Surat Ijin Mengemudi”, ucapnya

Anak – anak dibawah umur yang membawa sepeda motor makin hari jumlahnya bertambah banyak seiring dengan itu tingkat kecelakaan lalu lintas dikalangan pelajar semakin meningkat. Indonesia masih mencatat ketelibatan anak – anak dalam kecelakaan lalu lintas jalan, baik sebagai korban maupun sebagai pelaku.

“Anak – anak dibawah usia 17 tahun emosinya masih rentan dan belum stabil, sehingga potensi kecelakaan lebih besar dibanding orang dewasa”ungkapnya

Alasan lainnya sebut dia penggunaan motor oleh pelajar mematikan kreatifitas . Anak – anak lebih banyak main diluar sekolah dengan menggunakan kendaraan motor mereka.

“Anak jadi malas dan tidak kreatif. Sering dijumpai anak – anak kini meninggalkan buku pelajaran untuk hal yang tidak kreatif bahkan bisa meningkatkan frekuensi tawuran”, tuturnya

Selain itu Kasat Binmas juga berbicara tentang pemberian materi tentang  penyalahgunaan narkoba. Ia mengatakan kebanyakan dari pelajar hanya mengetahui bahaya tentang penyalahgunaan narkoba dari informasi sekilas baik lewat media cetak maupun eletronik. Menurutnya dengan penyuluhan ini para siswa siswi dapat lebih memahami dan mengetahui akan bahaya dan dampak buruk yang akan dialami oleh pengguna narkoba. Sehingga sejak dini mereka memiliki daya tangkal dan daya cegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

“Kami tekankan melakukan penyuluhan dengan materi tertib berlalu lintas dan penyalahgunaan narkoba kepada siswa siswi dalam kesempatan seminar di Pondok Pesantran Ar- Ridlwan kali ini”, tutupnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Ar- Ridlwan Kyai Ridho usai seminar  mengatakan perkembangan situasi Kamtibmas, penyuluhan dan pembinaan dari Kepolisian dalam hal ini Satbinmas Polres Trenggalek sangat diperlukan, mengingat perkembangan situasi Kamtibmas yang melibatkan pelajar akhir – akhir ini sangat marak, baik itu banyaknya pelajar yang belum cukup umur sudah membawa motor ke sekolah, kenakalan remaja, maupun penyalahgunaan narkoba.

"Dengan terselanggaranya kegiatan ini, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, beserta anggotanya atas berkenannya memberikan materi penyuluhan terkait Kamtibmas serta informasi yang melibatkan pelajar”, pungkasnya. (dev).