Manfaatkan Siaran Radio, Polres Trenggalek Bersama Kodim dan Satpol PP Sosialisasikan PPKM

Polres Trenggalek - Penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinegritas antar lembaga dan stakeholder mutlak diperlukan agar hasil yang diinginkan bisa tercapai optimal.

Hal inilah yang tergambar dalam sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) yang digelar oleh Polres Trenggalek bersama Kodim 0806 dan Satpol PP Damkar Kabupaten Trenggalek.

Dalam sosialisasi yang memanfaatkan siaran radio ini sebagai nara sumber adalah AKP Suyono, S.H., M.Hum yang sehari-hari menjabat sebagai Kasatbinmas Polres Trenggalek, Kasatpol PP Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si. dan Danramil 04/0806 Kapten Inf. Supoto. Kamis, (14/1).

Dikonfirmasi terpisah, AKP Suyono mengatakan, pihaknya sengaja menggandeng stasiun radio Praja Angkasa FM Trenggalek dengan pertimbangan jangkauan yang luas hingga kepelosok desa serta memiliki penggemar yang cukup banyak.

“Masih banyak kita temukan masyarakat yang belum mengetahui perihal PPKM ini. Kita manfaatkan media yang ada termasuk stasiun radio untuk mensosialisakan Surat Keputusan Bupati Trenggalek No. 188.45/28/406.001.3/i/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Guna Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.” Jelas AKP Suyono.

AKP Suyono menjelaskan, Penerapan PPKM tersebut bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 dimana di Kabupaten Trenggalek setiap harinya masih mengalami penambahan cukup signifikan.

“Surat keputusan Bupati Trenggalek pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berlaku mulai tanggal 11 sampai dengan 25 Januari 2021.” Imbuhnya

Dalam sosialisasi tersebut, pihaknya juga menyampaikan beberapa pengaturan PPKM diantaranya tentang pembatasan kegiatan ditempat kerja, belajar mengajar secara daring, sektor esensial yang berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain itu, diatur pula pembatasan kegiatan restoran dan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 19.00 Wib, kegiatan konstruksi, ibadah dan sosial budaya termasuk hajatan warga.

Pihaknya berharap, dengan sosialisasi yang masif, semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memahami tentang PPKM tersebut serta kesadaran masyarakat yang semakin meningkat untuk menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.